Selasa, 03 April 2012

dear, kamu (3)

  • Butiran air mata terjatuh saat rasa ini datang lagi. Kamu telah memilihnya dan aku tahu itu. Slalu ku tepis kerinduan yang ku alamatkan untukmu. Slalu ku halau kecemburuan saat kau cerita tentangnya. Tapi apa daya, kamu semakin kuat bertahta dalam kerajaan hatiku. Tersenyum dalam tangis. Karena aku hanya bisa tersenyum saat melihat kamu bahagia dengannya & menangis karena tanganku tak akan pernah bisa untuk menggapaimu... 240212/ 00:44
  • Sunyi, sepi mendera malam. Relungan hati kosong, hampa tak berpenghuni. Siapa tahan di sini? Adakah yang setia datang menetap? Atau hanya berpura-pura sekedar singgah? 110312/ 00:28
  • Aku pernah merasa kehilangan sepertimu. Saat dimana orang yang di sayang pergi dari sisi. Ketegaran, sabar, ikhlas dan entah kata apa lagi yang sebenarnya hanya sebagai penghibur diri.  Meski bibir berucap “Iya, aku kuat koq dengan cobaan dariNya”, tapi hati berkata “Aku Rapuh, Tuhan. Aku tak bisa jika tanpaNya”. Semoga di waktuNya nanti, ku temukan jawaban doaku. Aku berserah dan aku ikuti mauMu... 110312/ 00:52
  • Aku ingin ada di sisimu, saat duka itu datang. Meski aku harus menjauh saat kebahagiaan berpihak padamu. Yang ku tahu kini, ada orang lain yang telah kamu pilih untuk temani harimu. Dan aku mengalah... 130312/ 01:18
  • Diam bukan berarti tak peduli. Tak tanya kabar bukannya tak cemas. Hanya sebait doaku untukmu “Tuhan, jaga ia kala penjagaanku tak sampai padanya...” 130312/ 00:36
  • Bukan aku menghindar, aku hanya bosan saat dia yang slalu kau utamakan. Mengertilah, tentang hati ini yang hanya sebagai persinggahan laramu.. 130312/ 01:22
  • Aku lelah. Harus selalu bersandiwara di hadapan dunia. Aku senang melihat kamu dengannya, dan itu jujur. tapi, kenapa terasa ada yang sakit di hati? Apa aku berbohong? 130312/ 01:25
  • Aku benci malam, karena kesunyiannya membuatku slalu mengingatmu... 130312/ 01:26
  • Kapan kau disini? Di sisi, tepiskan sepi, ramaikan hati. Aku ingin kau... 130312/ 01:27
  • Penat otakku, semuanya terisi tentangmu. Aku bosan. Pada diri ini yang tak jua bisa uungkapkan. Hingga lahirlah sang pecundang. Yang hanya bisa mengagumi mu dari kejauhan. Tak ada yang bisa ku lakukan, selain menunggu harapan dan keajaiban datang, membawa secercah impian. Tentangku, tentangmu dan tentang kita... 190312/ 20:57
  •  Luka ini sesakkan dada. Pilu, berteman airmata. Luka ini cinta, dan cinta itu kamu... 220312/ 20:53

dear, kamu (2)

  • Kehadiranmu membuat onar di hidupku. Semangat dan perhatian yang kau tujukan, menjadikan hati ini tak karuan. aku berusaha menjauh, berharap keadaan berpihak padaku. Tapi kamu mendekat dan semesta mendukungmu. Hingga aku pernah benar-benar merasa yakin, tapi perlahan langkahmu menjauh. Rasanya lelah bermain dengan hati, tapi aku tak ingin menyerah. Semoga pada waktuNya nanti, jawaban doa ini adalah KAMU... 161211/ 21:11
  • Aduh, anehh. Harusnya aku gak kenal kamu. Gak harus merasa sepi seperti ini saat kamu gak sms aku sehari aja. Gak harus merasa kehilangan saat aku tahu kamu telah memilih yang lain untuk ada di sampingmu. Karena aku juga bukan siapa-siapa kamu. Semangat ini meredup, mood berubah gak karuan dan males buat ngerjain apapun. Bodoh rasanya harus seperti ini. Tapi aku gak ngerti. Semoga Allah memberikan jawaban dan pengertian dengan hati ini. “Aku aneh gak ada kamu...” 090112/ 22:56
  • Kenapa hati dan keinginan gak pernah sama dengan kenyataan yang terjadi? Lagi dan lagi, PATAH HATI. Dan rasanya masih sama, SAKIT... 120112/ 20:37
  • Aku hanya ingin menguatkan hati dan diriku. Menutupi kepura-puraan yang ku lakukan di hadapanmu. Membuat air mata menjadi senyuman/tawa, dan rasa pahit yang ku rasakan menjadi madu & bukan racun yang siap membunuhku kapan saja... 060212/ 00:22
  • Peduli apa?  Kamu gak pernah tanya kabar aku. Sedikitpun tentangku hanya angin lalu bagi mu. Sedangkan, aku yang bodoh di sini, slalu ingin tahu apapun tentangmu... 200212/ 01:41
  • Aku sadar ini bukan hal yang penting, tetap menyimpan setiap pesan kamu di inbox aku, yang seharusnya ku hapus. Sama seperti rasa ini... 200212/ 09:58
  • Menghapus yang menjadi serpihan luka? Andai saja aku bisa. Tak akan ku biarkan kau datang di kehidupanku hingga luka ini hadir & tak pernah berakhir. Entahlah... 200212/ 10:12
  • Keyakinan itu yang pada akhirnya akan menuntunku. Keyakinan jika suatu saat kau akan membalas pesan cintaku atau kau tak akan pernah menolehkan wajah sedikitpun sekedar untuk melihat kesungguhan cintaku... 200212/ 10:28
   

Selasa, 20 Maret 2012

dear, kamu (1)

  • Alunan kata terangkai seiring nada. Mengusik jiwa, mengisi relungan hati. Deburan ombak bergemuruh pelan. Sayang, dengarkan suara rindu ini. Mengalun sendu-mendayu, mengharap yang di rindu datang. Sedikit asa di dalam angan tuk ucapkan “aku merindukanmu, sayang...” 060709/ 22:25
  •  Hati ini terasa sakit, tapi tak apalah. Karena aku akan merasa lebih sakit dengan semua harapan dan khayalanku tentang kamu. Akan ku lipat & ku buang jauh nama mu di dalam lubuk hatiku, hingga tak ada angan semu semata. Detik ini, aku akan belajar melupakanmu. Melupakan tatapan mata mu yang membuat kamu tetap tinggal di hatiku. Hingga tangan Tuhan kan menyatukan kita dan menggerakkan hatimu pada hatiku. “Semua akan indah pada waktunya. Meski bukan dengan kamu...” 150411/ 06:36
  • Aku ingin mencintainya dalam kesederhanaan, kesunyian dan kesendirianku. Semakin aku melupakanmu, semakin kamu tak pernah beranjak pergi, menetap di hati & jiwaku. Ya Rabb, redamkan semua rasa ini hingga waktu yang indah itu tiba, dan aku slalu berharap jika seseorang itu adalah KAMU. “Aku ingin mencintainya karenaMU, dan ingin bersamanya karena takdirMU...” 230411/ 19:16
  •  Aku menginginkannya, meski aku tahu jika aku harus melupakannya... 290411/ 00:00
  • Terasa ada yang sakit di hati saat rindu ini datang. Menggores luka, bersenandung duka. Seakan tak bisa di sembuhkan karena yang di rindu tak di sisi. Jika kebahagiaan dalam kebersamaan ini hanyalah sebuah mimpi, rasanya tak ingin ku terbangun kembali walau hanya sejenak. Engkau penawar sakitku, aku teramat merindukanmu... 061111/ 00:33
  •  Perjalanan menuju kebahagiaan tidaklah mudah. Terkadang langkah ku terhenti karena kaki terjatuh melewati jalan yang terjal. Tapi aku janji untukmu, tak akan benar-benar ku hentikan langkah ini hingga saatnya kebahagiaan itu akan berpihak padaku.. 181111/ 23:54
  • Doraemon selalu siap melakukan apapun demi Nobita meski harus mengorbankan dirinya sendiri. Doraemon selalu peduli dengan Nobita meski terkadang Nobita menghiraukannya. Doraemon selalu setia menemani Nobita dalam keadaan apapun meski terkadang Nobita meninggalkannya. Tak akan mungkin Nobita bisa bertahan tanpa Doraemon disampingnya. Karena Doraemon mampu menutupi kekurangan Nobita menjadi suatu kelebihan. Doraemon & Nobita, akan selalu bersama untuk selamanya... 191111/ 23:22

Kamis, 01 Maret 2012

Aku, Sahabat VS Pacar

Aku, Sahabat VS Pacar . . .
Jika kamu di minta memilih antara sahabat dan pacar, mana yang akan kamu pilih, sahabat yang sejatinya adalah persinggahan suka dukamu atau pacar yang kamu butuhkan untuk menemani harimu? Pasti sekarang kamu lagi mikir deh. Kemudian dengan piciknya kamu akan menjawab jika kamu akan memilih kedua-duanya. Alasannya udah pasti karena sahabat & pacar sama pentingnya buat kamu. Ketauan tuh, kalo kamu adalah makhluk yang serakah. Perintahnya cuma di suruh pilih satu koq, malah pilihnya dua.
Sebenernya sih sahabat dan pacar bukan pilihan. Mereka adalah orang-orang penting dan berharga buat hidup kita. Orang yang kita sayang & sayang sama kita. Mereka juga manusia biasa, dengan apapun kelebihan namun tak lepas jua dari setiap kekurangan. Tapi, semua kekurangan itu bisa di tutupi. Tergantung dari sudut pandang kita dalam melihat adanya mereka. Yuk, mencoba lebih dekat & lebih mengenal tentang sosok pacar & sahabat yang sekarang ada di samping kita. :)
Sahabat, ia adalah makhluk yang dikirimkan oleh Tuhan untuk tempat kita berkeluh kesah. Tentang pacar, tentang keluarga & tentang apapun. Terkadang, kita merasa lebih nyaman untuk sharing dengan sahabat daripada orang tua & keluarga sendiri. orang yang paling asyik untuk di ajak jalan, tempat berbagi suka & duka, yang menerima apapun kekurangan kita, itulah yang namanya sahabat. Meskipun ada juga sahabat yang yang suka ngomongin sahabatnya di belakang. Ada istilah temen makan temen (TMT). Di depan sahabatnya bersikap manis, tapi di belakang sinis. Apapun itu, setiap orang pasti punya persepsi masing-masing tentang sahabatnya. Entah yang positif ataupun sebaliknya. Termasuk kamu, bukan?
Now, kita ngomongin tentang si pacar, yuk. Pacar adalah tempat bertukar kasih sayang (sementara). Hanya sementara karena sesungguhnya gue gak tau apakah nantinya dia yang akan mendampingi gue seumur hidup atau cuma seseorang yang mampir sekedar untuk memberi sedikit warna di kanvas hidup gue. Buat yang sekarang lagi punya pacar, pasti berharap banget jika pacarnya akan menjadi pendamping hidupnya kelak. Sah-sah aja sih karena setiap orang berhak untuk berharap. Karena si pacar, kita belajar menyayangi dan disayangi. Kita belajar tentang arti kejujuran dan ngerasain gimana sakitnya di boongin, apalagi di duain sama orang yang disayang. Ooooh, ingin rasanya segera membunuh selingkuhan sang pacar. Pada dasarnya, semua di awali oleh perasaan C.I.N.T.A hingga segala cara halal untuk dilakukan. Mungkin itu berlaku buat yang udah love ½ mati sama pacarnya kali yah. Karena gak semua yang pacaran di dasari juga oleh cinta. Ada yang sekedar iseng, sebagai hiburan semata atau yang sadis karena dendam. Yang pasti, setiap individu punya alasan sendiri kenapa dia mau menjalin hubungan pacaran dengan si pacar. Biar simple dan gak buang waktu, coba deh kamu tanya ke lubuk hati yang paling dalam alasan kamu pacaran sama si doi. Terus, apa alasan kamu? Apakah tulus karena cinta atau karena tampang yang rupawan? Sssttt, buat yang jomblo gak usah berisik & cari-cari alasan ya. :p
Aku, Sahabat VS Pacar. . .
*curhatan hati seorang sahabat:
    Aku sayang banget sama sahabatku. Meskipun terkadang dia ngeselin & nyebelin banget. Mungkin itu wajar, karena gak mungkin juga selamanya kita selalu akur. Buat aku, sahabat & teman itu beda tingkatannya. Sahabat udah pasti teman, tapi teman belum tentu bisa jadi sahabat. Teman hanya sekedar kenal tapi kalo sahabat pasti lebih dekat. Masalahnya adalah setiap bersahabat aku selalu kalah saing dengan pacar sahabatku. Sebelum punya pacar, aku & sahabat ibarat hidung & upil. Saking bosannya orang melihat kebersamaan kita. Dimana ada dia, pasti ada aku. Begitu juga sebaliknya. Tapi, semua berubah semenjak kehadiran sesosok makhluk dengan sebutan pacar.
Gara-gara pacar, sahabat di tinggalin. Mau jalan kesana-kesini ditemenin pacar. Setiap ada masalah ceritanya sama pacar. Sampai mau ini & itu mintanya sama pacar. kalo udah kayak gini, sahabat Cuma buat ban serep. Dibutuhkan saat sang pacar gak bisa nemenin dan tentu aja kalo lagi ribut dengan si pacar. Ah, malang kali nasib sahabat ini.
*Jawaban dari sahabatnya. . .
    Jujur, aku juga sayang kamu sahabat. Meskipun sekarang aku udah punya pacar, rasa sayang aku gak berkurang sedikitpun buat kamu. Aku sadar, jika waktu kebersamaan kita berkurang. Dan keadaan yang menuntut kita seperti ini. Semoga saatnya nanti, kamu akan mengerti dan merasakan “jika kamu menjadi aku”...
                                                                               ***
Nah loh. Kalo udah kayak gini, mulai deh menyalahkan orang lain, waktu, keadaan, posisi, dll. Saling pengertian mungkin bisa menjadi solusinya. Sahabat yang punya pacar bisa berbagi waktu antara sahabat & pacar. Dan buat sahabat yang merasa kalah saing dengan pacar sahabatnya sendiri, berpikirlah jika kita ada di posisinya. Saling berpikir positif, terbuka dan apa adanya. Sehingga tidak terjadi kesalahfahaman yang nantinya malah akan merugikan persahabatan itu sendiri. Cari sahabat itu susah ketimbang cari musuh. Cari pacar juga bukan hal yang mudah. Banyak hal yang bisa dilakuin untuk menunjukkan seberapa berartinya sahabat & pacar dalam hidup kita. Karena sekali lagi, sahabat & pacar bukanlah pilihan yang harus di pilih.
Masih banyak cerita lain tentang pacar & sahabat. Dan ini hanya salah satu di antara sekian cerita tentang pacar & sahabat.
Sekarang bukan lagi aku, sahabat VS pacar, tapi aku, sahabat & pacar . . . :)

@My room, March 2st 12 ..